Pengurus Baru LPPOM MUI Bali Dilantik

Pengurus Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan, Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Bali dilantik pada Jumat (27/11) di Aula Gedung MUI Bali, Jalan Pulau Menjangan 28, Denpasar, Bali.
Pelantikan dihadiri Wakil Direktur LPPOM Pusat, Hj. Osmena Gunawan. Tahun 2015 LPPOM MUI Bali melantik sembilan orang auditor, dua orang bidang standarisasi, dua orang bidang sistem jaminan halal, dan enam orang bidang sosialisasi.

Dalam acara tersebut turut hadir Ketua MUI Bali H. Taufik As’adi, S.Ag, Direktur LPPOM MUI Bali periode 2002 – 2010, H. Sunhadji Rofi’i serta pengusaha penerima sertifikat halal. LPPOM MUI Bali melantik Direktur LPPOM periode 2015 – 2020 Aji Pamungkas S.Si Apt. menggantikan H. Roichan Muchlis.
Menurut Osmena, Bali merupakan salahsatu provinsi terbaik dalam pelaksanaan sertifikat halal. Untuk itu, tambah Osmena, Bali harus lebih giat bekerja dan berkoordinasi dengan berbagai pihak serta terus meningkatkan standar-standar yang bermutu. “Konsep halal tidak hanya milik Islam, tetapi sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Bahkan negara-negara di Eropa, Amerika, dan Asia seperti Korea dan Thailand pengusahanya semakin giat melakukan sertifikat halal,” tambahnya. Dia menyarankan Bali sebaiknya membangun toko khusus makanan halal. Karena bali sebagai daerah tujuan wisata. Wisatawan berasal dari berbagai daerah yang juga memerlukan makanan halal.
Dalam sambutannya H. Roichan yang menjabat direktur LPPOM sejak tahun 2010 – 2015 ini menyampaikan daftar perusahaan yang telah menerima sertifikat halal. Dari tahun ke tahun pengusaha yang mendaftarkan perusaannya guna memperoleh sertifikat halal makin meningkat. “Awalnya hanya 260 perusahaan, kini tahun 2015 mencapa 306 perusahaan,” kata H. Roichan. Pun dalam periode masa kepemimpinannya banyak prestasi yang telah diraih LPPOM MUI Bali. Sebagai salah satu sosialisasi makanan halal, LPPOM MUI Bali ikut dalam ajang perlombaan UKM bersertifikat halal sebagai ikon kuliner daerah yang digelar LPPOM MUI PUSAT dalam acara INDHEX (Indonesia – International Halal Expo) tahun 2015 di Jakarta. Tak hanya itu, LPPOM MUI Bali yang secara rutin mensosialisasikan produk halal ke generasi muda juga turut menorehkan kejuaraan, yaitu juara dalam Olimpiade Halal Tingkat SMA/sederajat 2015 yang digelar LPPOM MUI pusat. “Kami memperoleh juara Harapan I dan Harapan III,” ujar Subiyantoro, Ketua Bidang Sosialisasi LPPOM MUI Bali di tempat terpisah.
“Auditor pun sudah go international baik dalam hal pelatihan maupun seminar,” tambah H. Roichan.
Sebagai direktur LPPOM MUI Bali yang baru, Aji menuturkan banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjaan LPPOM Bali sebagai lembaga yang memberikan sertifikasi halal. Salah satunya adalah dengan meningkatkan standarisasi dan akreditasi. “ Harapan kami menjadi lembaga bersertifikat halal yang diakreditasi nasional,” harap ayah dua anak ini. Pihaknya nya pun berharap agar LPPOM MUI pusat senantiasa mengajak LPPOM MUI daerah khususnya Bali untuk ikut serta dalam siding komisi fatwa yang dilakukan oleh LPPOM MUI Pusat. –lik/bid sosialisasi